Ilmu itu mencerahkan dan menggerakkan !

hangat, padat, aktual, Universal

The Beatles’ “Revolution” : untuk perubahan dunia dan Indonesia…

Posted by bukan.apa.apa pada Juli 27, 2010

By : dzulfikar

The Beatles

Atas ASMA-NYA Yang Maha Tinggi…
Shalawat bagi Nabi SAAW dan Keluarganya…

Malam tadi dan diulang juga siang ini, iseng-iseng menyetel kembali lagu The Beatles. Tembang “Revolution” terasa masih enak buat didengarkan dan ditembangkan ( minimal melalui kuping dan mulut milikku sendiri, he he, he..). lalu dengan teliti, menyimak tiap detil arti dan maknanya…..wow cukup dalam, progressif, dan politis…..

Tembang “Revolution” ini, diciptakan dalam 2 versi, yakni versi slow dan versi cepat (keras).

Lagu anti perang ini diciptakan The Beatles pada masa Amerika Serikat dipimpin oleh Presiden Nixon, saat itu the Beatles menulisnya di kamp meditasi transendental di India milik sang Maha Guru mereka “Maharishi”.

Sebagian pengamat menganggap lagu ini merupakan respon the Beatles terhadap perang yang terjadi di vienam (perang Vietnam).

Lagu “Politik” the Beatles ini menggemakan kenyataan yang terjadi sepanjang “Revolusi” di tahun 1960-an, tapi gaungnya masih bisa dirasakan hingga kini ketika kita melihat mereka-mereka yang dikenal dengan sebutan aktivis politik, ataupun aktivis mahasaiwa / pelajar , kerap kali berdemo / protes ke jalanan untuk menyatakan aspirasi dan ketidak setujuan mereka terhadap kebijakan pemerintah / dunia.

Banyak pengamat lainnya percaya bahwa lagu ini merupakan bentuk kritik The Beatles terhadap Mao Zedong yang memasukkan negerinya ke dalam sistem komunis, serta menyetop pertanian rakyatnya, dalam usahanya untuk memaksa rakyat agar menghasilkan metal dalam ladang2 mereka. Mao dianggap bertanggung jawab atas kematian lebih dari 20 juta rakyatnya.

Awalnya The Beatles diminta para pemrotes anti perang untuk turut menyuarakan perdamaian, dan anti pemerintahan/rezim penindas rakyat. Namun pada akhirnya, The Beatles sendiri balik menyaksikan, bagaimana para pemrotes itu sendiri yang bertindak brutal, tidak ubahnya seperti tindakan bengis para rezim dan pemerintahan yang mereka protes, seperti halnya pemerintahan Mao Zedong. Sebuah protes anti pemerintahan tirani yang dilakukan juga dengan cara-cara “tirani” lainnya. Bagi The Beatles, Revolusi yg dikendalikan dengan mental demikian bukanlah sebuah bentuk kemajuan masyarakat, namun merupakan bentuk pikiran sempit lainnya, yakni menempatkan kekerasan atas nama perdamaian..
Dan ini adalah suatu kontradiksi….

Simaklah lirik dan interpretasi nya :

You say you want a revolution
Well you know
We all want to change the world

this means : that we all want to make the world the way we want it but we’re not starting a revolution.

You tell me that it’s evolution
Well you know
We all want to change the world

This means : you go preaching that we’ll be better with a revolution.

But when you talk about destruction
Don’t you know you can count me out

This means : i’m all for change, but if it means hurting people, i don’t want anything to do with it.

Don’t you know it’s gonna be alright
Alright, alright

This means : self-explanatory.

You say you got a real solution
Well you know
We’d all love to see the plan

This means : you have a real answer? well, put up or shut up. let’s see it.

You ask me for a contribution
Well you know
We’re doing what we can
But if you want money for people with minds that hate
All I can tell you is brother you have to wait

This means : i’d give a contribution but i have this tiny fear you’ll use it to manifest your hate into death.

Don’t you know it’s gonna be alright
Alright, alright, al…

You say you’ll change the constitution
Well you know
We all want to change your head

This means : maybe you should think of changing your own mindset before changing the constitution.

You tell me it’s the institution
Well you know
You better free your mind instead
But if you go carrying pictures of Chairman Mao
You ain’t going to make it with anyone anyhow

This means : stop blaming the government for your own problems. and if you keep preaching Mao’s words, nobody will take you seriously.

Don’t you know know it’s gonna be alright
Alright, alright

Alright, alright
Alright, alright
Alright, alright
Alright, alright

Kenyataan akan kebutuhan suatu revolusi, adalah kenyataan yang akan terjadi sepanjang zaman, pada saat sebuah pemerintahan atau dunia jatuh kedalam sistem yang tiran dan menindas. Perlahan namun pasti, bom protes dan pemberontakan masyarakat suatu saat akhirnya akan meledak, dengan berbagai cara manifestasinya.

Adakah Negara kita juga butuh suatu revolusi ? Jika reformasi, reevaluasi, demokratisasi, dan beragam jargon pembangunan lainnya ternyata tetap tidak menghasilkan pemerintahan yang bersih dan terpecaya, bukankah keperluan terhadap sebuah gerakan massal masyarakat (model lain) makin lama makin diperlukan ?
Entahlah ….hanya saja, proses sejarah pasti berulang terhadap para tiran dan penindas, bahwa kenyataan hidup mereka suatu saat pasti akan terhina dan terjungkal , dengan wajah hitam memalukan…..

Bagi penggemar Beatles dan para pencinta perubahan sosial, semoga saja lagu ini selalu memberi inspirasi kita sepanjang sejarah kemanusiaan, terhadap pentingnya perubahan – baik perubahan pribadi ataupun perubahan sosial – untuk menuju kearah kehidupan publik yang lebih adil dan sejahtera….
Kehidupan masa depan (khususnya Indonesia) yang jauh dari kasus – kasus “memalukan” seperti kasus Bank Century, markus Pajak, dll, yang jelas-jelas menggambarkan bahwa Negara ini benar-benar membutuhkan sebuah perubahan cepat – untuk tidak mengatakannya sebagai sebuah revolusi (yang dalam persepsi sebagian orang, menganggapnya sebagai proses menakutkan dan berdarah-darah)..

Terima Kasih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: