Ilmu itu mencerahkan dan menggerakkan !

hangat, padat, aktual, Universal

Secuil pemikiran filsafat…

Posted by bukan.apa.apa pada September 14, 2009

By : dzulfikar

Philosophy and Religion

Philosophy and Religion

Fanatisme agama tanpa disandarkan pada basis filosofis, akan membuat banyak permasalahan hidup tidak tuntas terjawab. Fanatisme agama yang menolak pemikiran filosofis, tidak kurang bahayanya dibanding mereka-mereka yang hanya skeptis dengan ide-ide filosofis.

Betulkah agama dogmatif/normative semata dapat memuluskan jalan manusia untuk mendapatkan pemahaman diri dan kehidupan yang utuh ? Apakah pemikiran filosofis akan memarjinalkan komitmen keberagamaan seseorang ?

Pernah seorang teman penulis, ditengah canda-canda yang cerdas, menyentilkan gurauan berbobot. Temen kita ini (sebut saja mr. X) dalam bergurau memang acap kali melontarkan canda-canda ‘diluar dugaan” dan “sangat menantang”.

Beberapa gurauannya yang bisa saya tangkap adalah demikian :

Mengapa tuhan harus menciptakan saya (maksudnya teman saya tadi), padahal saya tidak berkehendak untuk tercipta atau saya tidak diberi pilihan apakah saya ingin tercipta atau tidak ? Mengapa tuhan menciptakan “saya yang tercipta”, tanpa didahului pilihan bagi saya untuk memilih jenis eksistensi apakah yang saya maui ?

Jelas, bagi Tuhan apakah saya tercipta atau tidak , itu tidak berpengaruh sama sekali bagi tuhan itu sendiri. Namun pertanyaannya adalah, apakah manfaatnya bagi saya sendiri, ketika saya tercipta ataupun tidak tercipta ? Bukankah ketika saya tidak tercipta, pilihan surga neraka tidak ada dihadapan saya, dan ini terasa lebih “tidak membebani ? dibanding kan dengan saya yang telah tercipta sekarang yang setidaknya saya terbebani “keharusan” dan “keinginan” untuk masuk surga ?

Saya tidak berkehendak menjawab pertanyaan teman saya tersebut, walaupun tetap ada niat untuk menjawabnya kelak. Faktor argumentasi yang masih minim, adalah salah satu faktor penulis untuk menunda menjawab pertanyaan rekan penulis, mr. X, yang cerdas tersebut.

Adakah dalam hal ini agama dogmatis/normatif dapat menjawabnya ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: