Ilmu itu mencerahkan dan menggerakkan !

hangat, padat, aktual, Universal

Setelah 30 Tahun, Akhirnya Amerika Serikat Bertemu muka dengan Iran

Posted by bukan.apa.apa pada September 13, 2009

By  :  dzulfikar

The Iranian foreign minister, right, presents Iran's package of proposals to the ambassadors of France, Russia, and the Swiss ambassador, who represents US interests in Tehran.

The Iranian foreign minister, right, presents Iran's package of proposals to the ambassadors of France, Russia, and the Swiss ambassador, who represents US interests in Tehran.

Setelah negosiator Nuklir Iran menyatakan siap untuk melanjutkan perundingan atas program nuklir negara tersebut dan berbagai masalah lain dengan Negara Barat, pemerintah Obama dan menerima tawaran untuk bertemu langsung (face-to-face).

Menurut sebuah laporan dari New York Times, Amerika Serikat telah berusaha mengenyampingkan  kebijakan masa lalunnya yang menghindari pembicaraan langsung dengan Iran, dan kini siap untuk menempatkan perwakilan senior dari pemerintahan Obama di meja perundingan, bersama dengan utusan dari lima Negara lain, untuk pertama kalinya sejak Obama menjabat presiden. ”

Saeed Jalili, ketua  perunding nuklir Iran, mengeluarkan pernyataan pada awal September dengan mengatakan bahwa Teheran telah menyelesaikan sebuah paket proposal “berkenaan dengan semua isu  keamanan, politik dan isu-isu ekonomi, selain masalah nuklir.”

Jalili, yang juga sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, menambahkan bahwa Republik Islam siap untuk bekerjasama dengan negara-negara Barat untuk ‘menghapus keprihatinan umum [tentang program nuklir] di arena internasional. ”

Iran menghadapi tekanan untuk menghentikan pengayaan nuklir, Karena dituduh oleh kekuatan dunia (amerika dan sekutunya) sedang berusaha membangun bom nuklir.

Namun Teheran telah membantah tuduhan tersebut , bahkan menyerukan penghapusan semua senjata pemusnah massal di seluruh dunia.

Presiden AS Barack Obama sebelumnya menyatakan bahwa kekuatan Barat akan memberi Iran hingga September untuk melanjutkan perundingan pada program banyak diperdebatkan tersebut.

Keputusan kontroversial AS untuk terlibat pembicaraan secara langsung dengan Iran muncul ketika  Menteri Luar Negeri Iran, Manouchehr Mottaki hari Sabtu mengatakan bahwa Teheran siap untuk melakukan pembicaraan dengan Barat berdasarkan paket usulan terbaru, namun menegaskan bahwa tidak akan ada kompromi pada masalah nuklir.

Mottaki mengatakan kepada konferensi pers bahwa Iran tidak akan melepaskan hak-hak dasarnya untuk memperoleh teknologi nuklir untuk tujuan damai.

Diterjemahkan dari :

http://www.presstv.com/detail.aspx?id=106002&sectionid=351020101

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: