Ilmu itu mencerahkan dan menggerakkan !

hangat, padat, aktual, Universal

Persatuan arsitek Internasional boikot Israel

Ditulis oleh dzulfikar di/pada Juli 5, 2008

By : dzulfikar

Persatuan arsitek Internasional (UIA) menyetujui sebuah proposal untuk memboikot arsitek-arsitek Israel dan mengeluarkan mereka dari organisai tersebut atas keterlibatan mereka dalam pembangunan pemukiman di wilayah palestina pendudukan.

Organisasi yang beranggotakan lebih dari 1 juta arsitek dari 116 negara di seluruh dunia, sedang menyelenggarakan kongres arsitektur dunia tahunan di Turine, Italia, dengan dihadiri 8500 partisipan dari seluruh dunia.

Boikot dipelopori oleh sekelompok arsitek, kebanyakan dari Inggris, dan juga beberapa arsitek israel, palestina dan negara-negara arab.

Kelompok tersebut menyerahkan sebuah proposal untuk mengeluarkan Israel dari keanggotaan UIA, dengan menyatakan bahwa Arsitek-arsitek Israel sedang melakukan pelanggaran hukum Internasional karena membantu pembangunan unit-unit pemukiman dan menyita tanah-tanah Palestina.

menurut proposal tersebut, yang akan didiskusikan oleh majelis umum organisasi hari sabtu, “aktivitas-aktivitas ini melakukan pelanggaran kode etik profesional dan perjanjian organisasi. melalui pembangunan pemukiman, Arsitek Israel sedang melayani kepentingan pendudukan dan mengabadikannya.”

selanjutnya Proposal tersebut mengatakan bahwa arsitek israel sedang membantu pemerintah Israel dalamsebuah kebijakan yang mirip dengan kebijakan apartheid afrika selatan yang lalu, dan sedang mengembangkan infrastruktur-infrastruktur pendudukan.

Arsitek Yitzhak Lipovetsky-Lir, wakil assosiasi arsitek israel di konferensi tersebut, bekerja dengan penuh semangat selama beberapa hari yang lalu untuk merintangi adanya boikot tersebut. Lipovetsky mengatakan bahwa assosiasi Israel sangat menakutkan adanya proposal tersebut, yang akhirnya terwujud dengan penerimaannya di dalam kongres.

“Ini artinya, para arsitek Israel tidak akan bisa lagi menghadiri seluruh kegiatan organisasi di seluruh dunia, termasuk rapat/perjanjian dan kompetisi, dan kerjasama dengan lembaga-lembaga PBB. Ini secara nyata telah menempatkan Arsitek israel pada noda hitam,” katanya. “Ini membahayakan hubungan internasional kami dan kemampuan kami untuk bekerja diluar negeri.” (http://www.almanar.com.lb/)

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>