Ilmu itu mencerahkan dan menggerakkan !

hangat, padat, aktual, Universal

Kurang vitamin D bisa depresi

Ditulis oleh dzulfikar di/pada Juni 5, 2008

By : dzulfikar

Para Ilmuwan mengatakan bahwa kekurangan vitamin D berhubungan dengan resiko tinggi terjadinya depresi dan berbagai penyakit psikis lain dimasa tua (orang tua).

menurut penelitian yang diterbitkan dalam “Archives of General Psychiatry”, orang tua dengan tingkat vitamin D rendah bersamaan dengan tingginya tingkat hormon paratiroid, memiliki resiko depresi yang tinggi.

Penemuan menunjukkan bahwa tingkat vitamin D dalam darah orang depresi, 14 persen lebih rendah dibanding mereka-mereka yang sebaya dan tidak depresi.

The study revealed that compared to healthy individuals, thyroid levels were five and 33 percent higher in those suffering from minor and major depression, respectively.

penelitian juga mengungkapkan bahwa dibandingkan individu yang sehat, mereka-mereka yang menderita depresi ringan dan berat memiliki tingkatan tiroid lebih tinggi 5 dan 33 persen.

Para Ilmuwan Belanda menyimpulkan bahwa depresi bisa mengakibatkan kekurangan vitamin D sehubungan dengan kekurangan cahaya, dan kurangnya masukan vitamin.

mereka juga menambahkan bahwa depresi bisa dihasilkan dari kekurangan vitamin D, ketika tingkatan vitamin D yang rendah mempengaruhi jiwa dan suasana hati, melalui efek – efek hormonal dan neurologis. (http://www.presstv.com(kb. jalan kecil.)

Satu Tanggapan ke “Kurang vitamin D bisa depresi”

  1. budzi berkata

    appreciation will be eased if you could use a common language

Tinggalkan Balasan

XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>