Pidato lengkap Sayyid Hassan Nasrallah (dalam proses penguburan Syuhada Imad Mughniah yang dibunuh Zionist Israel)
Ditulis oleh dzulfikar di/pada Februari 19, 2008
Sejarah akan mencatat darah Syuhada Mughnieh sebagai awal kejatuhan Israel.
diterjemahkan oleh dzulfikar dari sumber : http://english.hizbollah.org/essaydetails.php?eid=2366&cid=214, tanggal 14-2-2008
Sekjen Hizbullah Sayyid hassan nasrullah menyatakan bahwa Hizbullah dan Para pejuang perlawanan siap untuk berhadapan dengan segala bentuk agresi terhadap Lebanon, Karena Imad Mughnieh telah mewariskan puluhan ribu pejuang yang terlatih dengan baik yang siap untuk menjadi syuhada.
Beliau menambahkan : “mulai juli 2006 hingga syahidnya Hajj Imad, seluruh dunia telah mencatat dalam sejarah bahwa kejatuhan Israel telah dimulai”. “Jika darah Sheikh Ragheb telah mengusir Israel dari banyak wilayah libanon dan perjuangan Sayyid Abbas telah mengeluarkan Israel dari sona keamanan kecuali wilayah Shibaa, maka darah syuhada Imad Mughnieh akan mengeluarkan Israel dari eksistensinya, Insya Allah.
Ketika Sayyid hassan nasrallah langsung berbicara dengan kelompok “14 februari”, dia beliau menekankan bahwa Libanon tak akan pernah menjadi “Israel” ataupun “amerika” dan tak akan pernah menjadi tempat atau sekedar pijakan bagi Zionist. Lebanon tak akan menjadi terbagi ataupun Negara federal. “Dia yang mencoba memisahkan dan menggoyang Libanon, pergilah kepada tuannya yang ada di Washington dan Israel.” Libanon akan tetap menjadi Negara kesatuan, bersatu dan damai, serta menjadi Negara perlawanan, kemenangan, dan memiliki kehormatan dihadapan keinginan picik politikus yang kerdil.
Text keseluruhan adalah sebagai berikut :
Teruntuk jiwa Hajj Imad Mughnieh (Hajj Ridwan) yang terkasih dan dicintai, dan para syuhada bagi tanah air dan bangsa, kami mendoakan.
Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang, segala puji bagi NYA, Penguasa semesta alam. Shalawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad, keluarganya, para sahabatnya yang terpilih, serta semua rasul dan para nabi.
Semoga kedamaian, rahmat dan karunia Allah tetap tercurah pada kalian.
Allah yang Maha Kuasa berfirman : Diantara orang yang mukmin, terdapatlah mereka yang setia memegang janji mereka dengan Tuhannya : maka diantara mereka ada yang gugur. Dan diantara mereka yang menunggu nunggu, sedikitpun mereka tidak merubah janji nya. (surah 33, ayat 23)
…Pemimpin syuhada Imad Mughnieh Dengan keyakinan penuh berjanji pada Allah, dan meninggal sebagai Syuhada selama selama periode berkabung terhadap Kesyahidan Abi Abdullah Hussein (salam Atasnya), pemimpim utama para syuhada
Didalam proses penguburannya, hajj Imad telah siap untuk berkorban dengan darah semenjak masa muda. Dia hidup dalam tahun-tahun kemenangan seperti dia mencari kesyahidan, hingga dia mengakhiri kunjungannya yakni kesyahidan itu sendiri. Selamat atasnya untuk penghormatan Ilahiah tertinggi.
Pada mulanya saya ingin mengucapkan bela sungkawa kepada yang terkasih, tercinta, orang tua yang mulia dari Syuhada Imad. Saya juga mengucapkan selamat kepada mereka atas anugrah Ilahi terhadap kesyahidan anak-anak mereka. Biarlah seluruh dunia tahu bahwa keluarga jihad ini telah memberikan semua putranya “Fuad, Jihad, dan sekarang Imad”.
Kepada para istri istri yang suci dan berjuang, anak pria dan perempuan, para mujahidin, saudara anggota perlawanan dan para pemimpinnya diLibanon dan Palestina, dimanapun juga dibumi Allah dan di tanah jihad, Saya mengucapkan selamat kepada kalian saudaraku yang tercinta dan terkasih atas penghargaan penghormatan ilahiah yang agung ini. Saya juga mengucapkan bela sungkawa atas hilangnya pejuang, pemimpin, saudara tercinta dan terkasih kita.
Hajj Imad Mughnieh adalah pemimpin terdepan dimana semua perjuangan, usaha, kerja dan kehidupannya dipersembahkan bagi amalan-amalan rahasia demi Allah . Ini adalah satu Prajurit prajurit Tuhan yang tidak diketahui didunia tapi diketahui dialam langit. Mereka tidak membela diri mereka sendiri, tetapi mereka membela Negara mereka. Mereka tidak mengharap pujian, karena mereka tidak diketahui. Mereka tidak membela diri sendiri melawan fitnah yang tidak adil, karena mereka tidak terlihat hadir diluar lembah jihat dan pengorbanan.
Kita dan Negara berhutang dengan jiwa jiwa keadilan demi menyingkap kepada dunia wajah cemerlang mereka, keyakinan murnni mereka, dan pengorbanan besar mereka.
Hari ini, syuhada Hajj Imad memiliki hak untuk diketahu oleh Libanon dan dengan jujur menjadi penolong Libanon, not for his………………., sehingga Negara harus dapat mengambil semangat, pelajaran dan perjuangan Imad.
Hajj Ridwan hari ini ada didalam kenikmatan Ilahi, dan semua pujian yang ditujukan dunia kepadanya tidaklah berarti apa-apa dibandingkan dengan kenikmatan Ilahi yang telah dicapai. Kesyahidan ini telah diharapkan selama 25 tahun, dan tidaklah mengejutkan kita, karena kita telah memiliki Para nabi, Imam imam dan pemimpin yang semuanya adalah Syuhada….
………Hari ini, bersama kesyahidan Hajj imad kita menggantikan sejarah di dalam Negara kita sebagaimana bersama kesyahidan pemimpin kita dan sekjen Sayyid Abbas Musawi, juga seperti kita bersama Syahid sheikh Ragheb Harb. Karena kita ada didalam pertarungan berdarah yang nyata terhadap negara kita, tempat suci kita, harga diri kita dihadapan wajah aggresi dan ketamakan Israel., Amerika dan mereka yang berdiri dibelakang nya.
Dalam waktu mendatang, kita akan melakukan sebagian tugas kita. Berdiri didepan Pemimpin syuhada kita dan tubuh sucinya, dan didalam jarak pendengaran dunia yang menantikan posisi hizbullah saat ini, saya akan menekankan beberap point :
Pertama : Zionist melihat didalam kesyahidan Hajj Imad mereka mencapai hasil yang besar. Tapi kita melihat pertanda kebaikan dari kemenangan yang semakin dekat danjelas, Insya Allah.
….. kembali sedikit pada kenangan yang anda dapatkan dalam kasus Sheikh Ragheb……dimana dengan pembunuhannya, kelompok perlawanan semakin membesar dan Israel akhirnya mundur dari Beirut, pegunungan, dan dari banyak wilayah Libanon, kecuali daerah selatan……ini disebabkan karena adanya kelompok perlawanan dan darah kebajikan mereka, bukan karena resolusi internasional atau intervensi yang pasti selalu berpihak kepada zionist Israel.
Kasus lain adalah Syahidnya Sayyed Abbas Moussawi, yang setelah itu kelompok perlawanan semakin gigih hingga menyebabkan Israel mengalami kekalahan yang menghinakan dan menarikmundur pasukannya hanya beberapa tahun kemudian , ditahun 2000…
….melalui darahnya dan grup perlawanan yang membawa bendera dan aksi sayyid abbas Moussawi, dan bukan oleh Resolusi Internasional dan komunitas internasional.
hari ini mereka membunuh pemimpin dan saudara kita Hajj Imad Mughniah. Mereka berfikir, bahwa dengan membunuh beliau, kelompok perlawanan akan melemah. Mereka membunuh beliau dalam konteks perang yang tidak berakhir di bulan juli 2006, namun berlanjut dalam level politik hingga sekarang.
Mengapa mereka gagal dan kalah dalam perang meskipun menurut winograd mereka adalah tentara terkuat yang dimiliki dengan persenjataan dan teknologi canggih dibanding yang lainnya ? sederhana saja karena tentara Zionist berhadapan dengan kelompok perlawanan yang gagah berani, dengan semangat dan keyakinan selama 33 hari. Dan juga mereka menggempur Imad Mughniah bersama muridnya yang berperang dengan semangat dan kecerdasan. Jadi, Israel telah gagal dan kalah dalam perang pertama, dan sesuai hokum sejarah, Israel akan segera jatuh dan pasti jatuh, Insya Allah.
Melalui berkah darah hajj Imad Mughniah, hasil yang manis akan datang, darah Sheikh Ragheb, Sayyid Abbas , Fathi Shokaki, Ahmad Yassin, dan mereka yang memimpin para mujahidin dengan keikhlasannya untuk melenyapkan entitas “kanker” Israel yang tumbuh di jantung arab dan Negara islam.
Kedua : Kepada semua teman dan mereka yang yakin, dan juga kepada para musuh, ketahuilah bahwa mereka telah melakukan hal yang sangat tolol. Sebagaimana saya berdiri sebelum tubuh syuhada Imad dan saudaranya tahu semua fakta, saya katakana kepada sahabat dan para musuh, bahwa tidak ada kelemahan dan kegoncangan didalam struktur kepemimpinan kelompok perlawanan Hizbullah.
Para SAudara Imad akan melanjutkan perjuanagn di jalan jihad, sebagaimana darah Sayyid Abbas, kami pun akan melakukannya. Israel tidak bisa memahami ikatan emosional dan spiritual yang di ilhami oleh Sayyid Abbas didalamkelompok perlawanan dan Hizbullah. Mereka tidak paham karena mereka memiliki kultur yang berbeda dengan kita. Darah Hajj Ridwan akan akan memberi kita kekuatan, ketegaran dan dan solidaritas ketika kita melanjutkan ke jalan yang lebih lebar dan luas.
Saya katakan kepada para musuh dihadapan sahabat, bahwa Hajj Imad dan saudara-saudaranya telah menyelesaikan keseluruhan tugasnya. Hari ini dia telah berangkat menjadi syuhada, dan hanya menyisakan sedikit tugas yang harus disempurnakan.
Sejak berakhirnya perang juli 2006 kami telah siap untuk berperang pada hari lain. Karena kami tahu Israel akan menyerang Libanon dan melancarkan perang terhadap Libanon dan seluruh kawasan. Semenjak 14 agustus 2006, ketika banyak pengungsi pulang kembali ke kampong halaman mereka, banyak organisasi kami mengatur dan mengorganisasi pembangunan perumahan dan uang kompensasi. Satu hari Setelah berakhirnya perang, para pejuang kami telah mulai mempersiapkan diri kembali untuk menghadapi perang selanjutnya yang akan terjadi…….Saya berjanji ketika itu, bukan pada masa depan. Kejadian itu telah dipenuhi oleh tangan-tangan syuhada Imad dan Para saudaranya.
Saat ini, kelompok perlawanan benar-benar siap untuk berperang menghadapi kembali Israel. Kemarin saya berbicara tentang roket, sekarang saya berbicara tentang pejuang perlawanan. Winograd Israel mengakui bahwa walaupun hanya beberapa ribu pejuang Libanon berperang melawan tentara terkuat timur tengah “Israel, namun mereka mampu melakukan nya selama beberapa minggu. Para musuh yang lain pun mengakui hal demikian. Hari ini, saya katakan kepada mereka yang membunuh Hajj Imad, bahwa tidak hanya satu Imad yang akan menanti mu, atau hanya sekedar beberapa ribu. Bahkan Puluhan ribu pejuang muda telah siap untuk mencari kesyahidan.
Ketiga : Kepada para musuh, Karena kami bukanlah penghianat licik, kepada para teman kami, saya katakan bahwa Zionist telah membunuh Hajj Imad Mughniah di damaskus. Berbagai laporan dan penyelidikan telah mengkonfirmasikan hal tersebut. Berkenaan dengan isu ini, Israel bertanggung jawab terhadap pembunuhan. Kepada mereka saya katakana “ kalian telah membunuh Hajj Imad diluar medan pertempuran. Kalian dulu berperang di tanah kami. Sekarang, kalian berperang sudah melewati batas wilayah. Saya akan mengulang sesuatu dimulai dari perang juli 2006, bahwa bila kalian Israel mengingkan kembali perang terbuka, maka marilah kita jadikan perang ini menjadi lebih terbuka. Saya telah menjanjikan kepada kaum mukmin kemenangan, karena saya yakin kepada Allah, Mukmin yang beriman, dan rakyat kami.
Kepada Zionist :, Konfrontasi melalui pembunuhan, dengan waktu, tempat, dan beragam hal yang kalian bawa, saya katakan bahwa kalian (Israel) telah memilih perang terbuka, maka itu akan menjadi terbuka. Seperti semua orang, kami memiliki hak suci untuk mempertahankan diri, dan kami akan mempertahankan Negara kami melalui saudara-saudara dan pemimpin-pemimpin kami. Insya Allah.
Keempat : Tanggal 14 februari adalah hari peringatan syuhada Hariri. Kami berharap bahwa kejadian ini akan membuat kerjasama sesame rakyat Libanon. Namun, beberapa pihak menginginkan peristiwa ini menjadi ajang caci maki di Libanon
Kejadian demikian, tidak akan saya respon. Saya hanyalah menjaga batas bahwa Libanon – sesuai dengan amanah pemimpin kami – tidak akan menjadi “Israel baru “ dan terbagi-bagi. Dia ( Walid jumblatt) yang menginginkan percekcokkan (antara kelompok pro dan oposisi) pergilah kepada tuannya di Washington dan Israel.
Libanon akan tetap bersatu meskipun ada politikus licik, Libanon akan tetap menjadi Negara perlawanan. Meskipun ada panggilan bagi tentara untuk berperang melawan kita kelompok perlawanan, Libanon akan berlanjut menjadi Negara sipil yang damai, dan meskipun segala usaha dibuat oleh mereka yang memanggil tentara asing untuk memerangi Libanon dan Syria, libanon tetap akan menjadi Negara persatuan, memiliki harga diri, kesyahidan dan selamanya menghargai syuhada seperti Abbas Musawi, Sheikh Ragheb Harb, dan Rafik Hariri.
Mari kita doakan hajj Imad yang mulia dan terkasih dan mengucakan selamat berpisah di saat-saat akhir serta memperbaharui janji kita kepadanya….dengan usaha kita, kita akan menyusul nya untuk mengungkapkan kebanggan akan kepemimpinannya, kesyahidannya, dan membuat pasti seluruh pembunuh dan musuh mendengar suara kita Meskipun dingin dan hujan, kita akan meneruskan perlawanan hingga mencapai kemenangan yang sempurna, Insya Allah. Tak peduli seberapa pun besar nya pengorbanan itu.
Semoga Allah memberkahi kita semua dan mencapai derajat Syuhada didalam surganya bersama dengan para syuhada yang mendahuluinya (Imad) dan insya Allah sejarah kita akan dipenuhi dengan perayaan kemenangan.

















